Pertemuan para pemimpin dunia dan CEO internasional di Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum) di Davos, Swiss, diwarnai dengan aksi demontrasi dari ketiga orang wanita asal Ukrania.
Ketiganya terpaksa diamankan kepolisian setempat setelah datang dengan bertelanjang dada dan sempat berhasil menerobos barikade aparat keamanan.
Cuaca yang sangat dingin, tidak membuat ketiganya mengalami masalah ketika harus bertelanjang dada. Terlihat dari salah satu wanita itu menulis di pinggulnya, 'Krisis dibuat di Davos". Mereka juga membawa spanduk yang bertuliskan 'Pesta para Gangster di Davos.'
"Kami datang ke sini ingin memberi pesan, bahwa kami menjadi miskin karena orang-orang kaya yang kini duduk di gedung itu," kata salah satu demonstran Inna Schewcenko.
Para demonstran itu juga menuntut adanya persamaan hak bagi kaum perempuan. "Kami datang ke sana untuk berteriak, menggunakan suara perempuan, tubuh perempuan, untuk menjelaskan bahwa perempuan harus memutuskan juga," katanya.
Para pengunjuk rasa berasal dari gerakan Occupy, yang pertama kali populer dengan protes terhadap praktek-praktek serakah di Wall Street. Kepolisian Swiss sempat mengamankan tiga wanita tersebut, untuk dimintai keterangan.Namun, ketiganya kemudian dilepas kembali.
sumber: http://us.dunia.vivanews.com/news/read/283764-aksi-demo-wanita-bertelanjang-dada-di-davos

Halo Sobat, Nama Saya Sofyan Syah, Memulai Dunia Blogging Sejak Nov 2011, Meskipun Masih Baru terjun di Dunia Blogging, Saya tidak patah semangat Untuk menjadi Yang terbaik dari yang Terbaik, karena saya yakin, Tidak ada hal yang tidak Mungkin.Buat saya Blogging Is My Life.Senang rasanya jika sobat sudah Berkunjung di blog ini.









Komentar :
Post a Comment